5 Petunjuk Kematian Dua Pria Yang Mencurigakan Jadi Korban Pembunuhan


Sidoarjo, Memo

Kasus penemuan dua pria yang tewas di Desa Tempel Dusun Balongdowo, Candi, Sidoarjo, memetik banyak sangkaan. Sangkaan mabok yang sejauh ini ramai diperbincangan, kelihatan jauh dari sangkaan. Polisi belum mendapati sisa atau pertanda orang mabok, pada bagian mulut korban.

Sangkaan lain ke arah, jika ke-2 nya jadi korban pembunuhan. Walau tidak ada titik jelas, namun, dgaan tersebut berdasar temuan temuan dan petunjuk , sesudah petugas kumpulkan daa dan info dan bukti bukti di tempat peristiwa.

Penemuan Lima Panduan berbentuk Keganjilan di Sekitaran Lokasi Peristiwa.

Ada penemuan lima keganjilan pada tempat peristiwa kasus (TKP) penemuan dua pria meninggal di Desa Tempel, Dusun Balongdowo, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Team gabungan terbagi dalam Unit Gakkum (Laka Lantas) Satlantas Polresta Sidoarjo, Unit Reskrim Polsek Candi dan Unit Analisis Inafis Satreskrim Polresta Sidoarjo melangsungkan olah TKP, Minggu (22/5/2022).

Kanit Laka, Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistyono menerangkan, sesudah team gabungan lakukan olah TKP, hasilnya mengaitkan sudah diketemukan 5 keganjilan dalam kasus itu. “Team gabungan mendapati lima keganjilan saat olah TKP,” ucapnya.

1. Jagang Motor Dalam Keadaan Tegak

Keganjilan pertama kali yang diketemukan petugas ialah status standar atau jagang tengah (sepeda motor) dalam status dipakai atau status sentuh tanah. Dan harus dipahami jika standar itu dapat dipakai di saat motor stop saja. Bila motor dikemudikan, status standar tentu dilipat.

“Saat olah TKP, status motor kebalik roda di atas, terlihat standar sedang berperan. Memiliki arti waktu itu motor pada kondisi stop atau parkir dengan memakai standar tengah,” terangnya.

2. Tidak Ada Bekas Benturan Benda Keras

Keganjilan ke-2 , petugas tidak mendapati benturan benda keras maupun guratan aspal atau di plengsengan yang batasi parit pada jalan. Umumnya, tiap ada kecelakaan, dis ekitar lokasi peristiwa ada sinyal tanda bentrokan benda keras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *