Libur panjang Lebaran usai, Pemkot Surabaya monitoring situasi COVID-19

kesehatan313 Dilihat

Pemerintah Kota Surabaya melakukan monitoring situasi COVID-19 di wilayah setempat usai masyarakat melaksanakan mudik dan libur panjang Idul Fitri 1443 Hijriah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya Eddy Christijanto di Surabaya, Rabu, mengatakan, usai libur Lebaran ini, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan setempat melakukan monitoring situasi COVID-19 selama satu bulan ke depan.

“Monitoring dilakukan untuk memastikan tidak adanya penyebaran COVID-19 yang ditimbulkan usai mudik Lebaran,” kata dia.

Eddy berharap tidak ada masyarakat yang tertular usai dari mudik Lebaran tahun ini. “Jadi, harapan kami dalam waktu satu bulan tidak ada gejala-gejala tertularnya COVID-19,” kata Eddy.

Selain melakukan monitoring situasi COVID-19, Eddy mengatakan Satpol PP bersama instansi terkait juga melaksanakan Swab Hunter. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari treatment untuk mengetahui gejala penyebaran COVID-19 di suatu wilayah.

“Swab Hunter tetap berjalan. Tapi kami lihat sasaran dan lokasinya yang memang betul-betul itu mengkhawatirkan terjadinya penyebaran COVID-19,” ujar dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *