Petani Demak Temukan Cara Dahsyat Atasi Tikus Hama Padi

Berita37 Dilihat

Harian Memo.com

MEMO,Demak:    Petani di Demak, Jawa Tengah, telah mengungkap metode luar biasa dalam mengatasi serbuan tikus yang merusak tanaman padi mereka.

Dalam usaha keras melindungi panen mereka, gropyokan konvensional menjadi senjata ampuh yang terbukti efektif.

Namun, ada juga larangan keras terkait penggunaan jebakan tikus listrik yang telah menyebabkan tragedi di wilayah ini.

Gropyokan Konvensional: Senjata Ampuh Petani Demak Lawan Serbuan Tikus

Para petani di wilayah Timur Demak menggunakan metode gropyokan untuk mengatasi tikus yang menjadi hama perusak tanaman padi pada awal musim tanam pertama (MT 1).

Jumlah tikus di sawah meningkat dan mengganggu petani yang sedang memulai penanaman padi.

Kepala Dinas Pertanian Demak Larang Penggunaan Jebakan Tikus Listrik

Tikus di area persawahan berkembang biak lebih banyak akibat pengaruh musim pancaroba, sehingga tanaman padi baru menjadi habitat mereka.

Gropyokan, atau berburu tikus konvensional, dilakukan hampir setiap malam oleh petani pada awal masa tanam MT 1. Mereka harus berjaga di sawah mereka untuk melindungi bibit padi dari serangan tikus. Dalam satu kali gropyokan, puluhan hingga ratusan ekor tikus berhasil dimusnahkan.

Heri Wuryanta, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Demak, menjelaskan bahwa petani di Demak mengantisipasi serangan tikus yang dapat mengganggu tanaman padi mereka. Jumlah tikus yang terus meningkat dapat berdampak negatif pada pertanian padi.

“Ini adalah saat yang tepat bagi tikus untuk berkembang biak. Mereka beranak-pinak karena kondisi cuaca ideal, dan ini saat yang tepat bagi mereka untuk mencari tempat tinggal baru saat musim tanam dimulai. Metode gropyokan telah digunakan oleh petani Demak selama puluhan tahun dan masih menjadi pilihan mereka hingga saat ini,” ungkap Heri pada Sabtu, 7 Oktober 2023.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *