Uji Banding Laboratorium Metrologi Legal di Kota Kediri: Sinkronisasi Standar Ukuran

Berita, Peristiwa48 Dilihat

Harian Memo

MEMO, Kediri: Dalam implementasi Permendag Nomor 52 tahun 2019, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri menerima kunjungan dari Balai Standarisasi Metrologi Legal (BSML) Regional II Yogyakarta.

Kunjungan ini dilakukan untuk melakukan uji banding laboratorium metrologi legal guna memastikan sinkronisasi standar ukuran.

Uji banding dilakukan dengan mengukur bejana stainless berkapasitas 10 liter menggunakan timbangan standar.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin kebenaran pengukuran dalam penyelenggaraan metrologi legal dan menunjukkan kesesuaian Kota Kediri dengan standar BSML Regional II.

Implementasi Permendag Nomor 52 tahun 2019 tentang Jaminan Kesesuaian Hasil Pengukuran

Dalam rangka implementasi Permendag Nomor 52 tahun 2019 tentang jaminan kesesuaian hasil pengukuran, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri telah menerima kunjungan dari Balai Standarisasi Metrologi Legal (BSML) Regional II Yogyakarta.

Kunjungan tersebut dilakukan di Kantor pelayanan metrologi pada hari Kamis (22/6/2023) dan bertujuan untuk melakukan uji banding laboratorium unit metrologi legal.

Wahyu Kusuma Wardani, Kepala Disperdagin Kota Kediri, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan standar ukuran metrologi legal oleh Unit Metrologi Legal dengan BSML Regional II.

Prosedur Uji Banding: Pengukuran Bejana Stainless dengan Kapasitas 10 Liter

Uji banding dilakukan oleh BSML Regional II dengan membawa sebuah bejana stainless dengan kapasitas volume 10 liter. Bejana tersebut kemudian diukur menggunakan timbangan standar yang dimiliki oleh Disperdagin Kota Kediri.

Wahyu menambahkan bahwa uji banding dilakukan dengan menggunakan alat yang sama di beberapa daerah kabupaten atau kota, dengan acuan dari BSML Regional II. Faktor-faktor seperti pengkondisian ruangan, suhu, dan timbangan yang digunakan sangat berpengaruh terhadap hasil uji banding.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, dua petugas dari BSML Regional II Yogyakarta diterjunkan dan didampingi oleh pentera dan pengawas dari Disperdagin Kota Kediri.

Mekanisme uji banding meliputi basahnya bejana terlebih dahulu, kemudian air dalam bejana dituangkan dengan waktu tetes selama 10 detik.

Setelah itu, bejana ditimbang dalam keadaan kosong, kemudian diisi kembali dengan air hingga mencapai volume 10 liter. Bejana yang sudah diisi air kemudian ditimbang dalam keadaan penuh untuk mendapatkan massa airnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin kebenaran pengukuran dalam penyelenggaraan metrologi legal.

Alat-alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya harus sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *