oleh

Walau Tiap Tahun Banjir, Semua Warga Lamongan Terbiasa Adaptasi dengan Lingkungan Alam

-Polemik-48 Dilihat
banner 250250

Harianmemo.com 

 

banner 250250

Walaupun tiap-tiap tahun secara teratur alami banjir, hal semacam itu gak membikin penduduk di Kabupaten Lamongan putus harapan. Terutamanya mereka yang tinggal di lokasi bantaran sungai Bengawan Solo bersama anak bengawan yang dikatakan Bengawan Jero.

Karena amat kebanyakan hadapi banjir, penduduk di lokasi Sungai itu dapat menyesuaikan dengan lingkungan di mana mereka tinggal, atau dikatakan dengan penyesuaian ekologi Bengawan Solo.

Wakil Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga, Prof. Suparto Wijoyo mengemukakan kalau Lamongan adalah satu diantara wilayah yang paling dekat dengan banjir.

Banjir yang menimpa lokasi seputar Sungai Bengawan Jero Lamongan. Banjir yang berlangsung di lokasi Sungai Bengawan Jero ini gak cuman terjadi dalam perhitungan hari, sampai dapat sampai beberapa bulan. Meskipun demikian, penduduk di tempat dapat bertahan lewat cara menyesuaikan kepada pengubahan alam yang ada.

“Dahulu, sewaktu saya kecil sampai remaja tetap masih saksikan bagaimana penduduk Lamongan, terpenting di kampung saya, tetap bisa ucapkan syukur dengan tibanya banjir yang menimpa, walaupun banjir itu terjadi waktu 3 bulan. Ini sebab penduduk dapat punya sikap adaptive kepada pengubahan alam,” kata pria kelahiran Lamongan itu.

Sejumlah wujud penyesuaian itu, Prof. Suparto menuturkan, penduduk memanfaatkan perahu selaku alat transportasi serta buat memberi dukungan pekerjaan tiap hari, memakai alam buat hidup, mengendalikan skedul tanam sesuai sama musim, dan bagaimana mereka mesti mengatur mayat waktu banjir masih menyelup kawasannya.

Banjir yang menimpa lokasi seputar Sungai Bengawan Jero Lamongan. “Penduduk membikin perahu buat menyerasikan situasi alam. Pada situasi alam begitu, mereka pun memakai alam buat hidup, ialah dengan tangkap ikan yang meluap,” jelasnya.

Perihal sama pun disebut oleh Sejarawan Lamongan Supriyo. Dalam analisanya, dia mengatakan, era dahulu dalam hadapi tragedi banjir, penduduk Lamongan dapat menghadapinya dengan bijaksana, di jalan meningkatkan kiat penyesuaian ekologi yang cocok untuk.

banner 250250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.