Warung Esek esek Terselubung Digrebek Tim Jaka Tingkir, Dua Germo Diringkus

Peristiwa274 Dilihat

Harianmemo.com

Tidak mau penyakit orang (pekat) berwujud praktek prostitusi semakin tumbuh, Polres Lamongan punya komitmen untuk sigap memberantas pekat itu. Prinsip itu dinyatakan Tim Jaka Tingkir Sat Reskrim Polres Lamongan langsung merazia 2 (dua) warung kopi ‘pangku’ yang tepergok siapkan kamar dan jadi tempat terselubung dilaksanakan praktek prostitusi.

Dua warung kopi (warkop) yang disikat itu ialah warkop yang ada di dalam Kampung Kedungsono, Kampung Deketagung Kecamatan Sugio, pada Rabu (25/5/2022), dan warkop di Kampung Balun Kecamatan Turi, pada Senin (30/5/2022) malam ini.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro berkata, penangkapan ini diawali saat petugas kepolisian Lamongan yang menyelenggarakan patroli dalam rencana operasi pekat ini memperoleh laporan dari orang.

“Kami memperoleh info kalau ada warung kopi yang dikira jadi tempat prostitusi. Kecuali warkop di Sugio, ada juga warkop di Kampung Balun Kecamatan Turi,” papar Anton terhadap wartawan, Senin (30/5/2022) malam.

Selanjutnya, kuak Anton, nyatanya dari 2 warung yang dirazia, petugas kepolisian berhasil menciduk 2 pasangan bukan suami istri yang ketangkap basah berhubungan badan di warung pangku esek-esek itu.

“Kecuali meringkus dua pasangan porno itu, polisi pula mengamankan masing-masing pemilik warung, ialah SM (42) penduduk Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban pada pagi hari di warungnya, Sugio, dan orang nenek inisial KK (68) di warkop Kampung Balun Turi pada Senin (30/5/2022) ini hari,” bebernya.

Saat ini, tambah Anton, dua pemilik warung kopi pangku esek-esek itu sudah diperiksa dan dikukuhkan jadi tersangka. Juga, polisi pula menyelamatkan barang bukti berwujud 2 celana dalam warna merah dan putih, uang kontan Rp 120 kasur lantai, dan ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *