WOW! Kementerian Pertanian Mulai Vaksinasi Antraks, Lindungi Hewan Ternak!

Harian Memo.com

HARIAN MEMO, Gunungkidul: Kementerian Pertanian telah memulai vaksinasi antraks di Kelurahan Candirejo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, sebagai langkah proaktif untuk melindungi hewan ternak dari penyakit mematikan tersebut.

Dalam upaya meminimalkan penyebaran antraks, vaksinasi akan dilakukan dalam radius tiga hingga sepuluh kilometer dari lokasi kasus antraks terdekat.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Syamsul Ma’arif, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi daging ternak yang sakit atau mati, serta melaporkan segera jika ada ternak yang terlihat sakit atau mati.

Kementerian Pertanian bergerak cepat dengan vaksinasi antraks di Kelurahan Candirejo

Kementerian Pertanian sedang melakukan vaksinasi antraks di Kelurahan Candirejo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, pada hari Kamis (13/7/2023).

Vaksinasi Antraks untuk Keamanan Hewan Ternak di Gunungkidul, Yogyakarta

Vaksinasi akan dilakukan dalam jarak tiga hingga sepuluh kilometer untuk melindungi hewan ternak yang belum terinfeksi antraks.

Wilayah yang sedang divaksinasi saat ini berjarak empat kilometer dari lokasi antraks di Padukuhan Jati, Candirejo.

Vaksinasi ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran antraks dengan potensi bakteri yang terbawa oleh angin.

“Dengan vaksin ini, hewan akan memiliki kekebalan terhadap penyakit,” kata Syamsul Ma’arif, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Syamsul menambahkan bahwa asuransi ternak masih sedang dibahas. Perusahaan asuransi cenderung enggan memberikan perlindungan jika terjadi wabah antraks.

“Umumnya, perusahaan asuransi enggan memberikan jaminan jika ini adalah wabah,” kata Syamsul.

Syamsul juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi daging ternak yang sakit atau mati. Masyarakat diminta melaporkan jika ada ternak yang terlihat sakit atau mati.

Masyarakat Diimbau Jaga Keamanan Ternak dan Laporkan Kasus Penyakit

Dengan memulainya vaksinasi antraks, Kementerian Pertanian menunjukkan kepedulian mereka terhadap keamanan hewan ternak di wilayah Gunungkidul. Langkah ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran antraks dengan mencegah penularannya melalui angin.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan ternak mereka, serta melaporkan segera jika terjadi kasus penyakit atau kematian hewan.

Dengan kerjasama dan kesadaran bersama, diharapkan antraks dapat ditekan dan hewan ternak dapat tetap sehat dan produktif.

 

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *